Sejarah Perusahaan LEGO - 1930 ke 1940 (Bagian 10)


Sesuai dengan pengumuman yang diberikan pada tanggal 31 Agustus yang lalu, sejarah perusahaan LEGO kini hanya disampaikan dalam bahasa Indonesia. Untuk yang bahasa Inggris dapat langsung anda baca pada laman perusahaan LEGO dengan mengakses tautan pada bagian sumber di bawah.

In accordance to the announcement made on last 31 August, the history of the LEGO Group starting from now will only in Indonesian language. To read the English version, please read it directly on the LEGO Group website by clicking the weblink below.

Dagny Holm

Dagny Holm Jensen selalu mempunyai keahlian yang tinggi di dalam menyalurkan kerativitasnya. Pada pertengahan 1930an saat usia 19 tahun, dia mendapatkan pekerjaan dari pamannya, Ole Kirk Kristiansen - untuk selama 3 bulan, dia bekerja dengan Perusahaan LEGO, yang pada masa tersebut memproduksi mainan kayu. Pada masa tersebut dirinya mendesain beberapa produk, termasuk sebuah kereta api merah, Klods Hans (Jack the Dullard, seorang karakter dari cerita dongeng Hans Christian Andersen), karikatur dari perdana menteri Denmark Thorvald Stauning, dan gantungan baju - semua diproduksi dalam kayu. Selama 25 tahun berikutnya dari hidupnya meliputi pernikahan dengan Gustav Jensen, kehidupan di Copenhagen, dan belajar membuat kesenian patung di bawah pelukis dan pematung terkenal Harald Isenstein. Pada tahun 1960, Gustav Jensen meninggal dan pada tahun berikutnya Dagny Holm pindah kembali ke pabrik mainan di Billund.

Sebuah bahan baru

Perusahaan LEGO telah berubah secara drastis dari sejak dia bekerja di sana. Hal terpenting adalah bahan baku kayu yang digunakan telah berganti menjadi plastik. Balok LEGO® telah menjadi usaha utama perusahaan. Dagny Holm memerlukan waktu untuk menyesuaikan pikiran dan opsinya untuk menciptakan model mainan dengan balok LEGO. Merakit beragam bentuk dengan LEGO sangatlah berbeda dengan metode yang dipelajarinya sebagai seniman yang membuat model dengan tanah liat lunak. Tetapi saat dirinya mulai mengetahui prinsip dari merakit LEGO, dengan perlahan dia mulai menerimanya dan mulai menghargai balok LEGO plastik yang berwarna warni ini. Pada tahun 1963, saat awal pengembangan dari taman LEGOLAND di Billund, sudah tidak ada keraguan lagi siapa yang akan diberikan tanggung jawab dari pekerjaan kreatifnya. Tidak lama kemudian model karya Dagny Holm dibuat dalam bentuk besar tapi elegan, dengan sentuhan humor, inovasi, dan menunjukan landasan keahlian khas LEGO. Dia merakit suasana perkotaan, kastil, binatang dan karakter fiksi untuk LEGOLAND Billund. Dagny Hom diberikan ruangan khusus pada pabrik untuk menciptakan model-model karyanya.

Dagny Holm saat merakit model, 1960an

Menciptakan kereta api LEGOLAND

Pada tahun 1967, Dagny diminta untuk mendesain sebuah kereta api LEGO untuk Tivoli di pusat Copenhagen. Kereta api ini digunakan untuk mengangkut pengujung saat melakukan tur pada taman-taman di sana. Pada tahun yang sama, kereta api ini juga terlibat pada parade hari Thanksgiving yang diselengarakan Macy di kota New York. Ketika LEGOLAND Billund buka pada tahun berikutnya, kereta api ini mendapatkan jalurnya sendiri - dan hingga hari ini sebuah kereta api yang menyerupai desain awal dari Dagny terus mengangkut ribuan pengunjung pada taman Billund setiap tahunnya.

“Berpikir” dalam balok LEGO

Dengan bakat alami dan keahlian uniknya untuk merakit model membuat Dagny Holm menikmati kesuksesan besar dan tidak dapat dipungkiri bahwa posisi kerjanya semakin meluas dan dia mengumpulkan orang-orang yang ahli membuat model dan membentuk tim. Jutaan komponen LEGO melewati tangan-tangan ahli dari tim Dagny Holm dan berubah menjadi kreasi-kreasi artistik yang memukau pada beberapa tahun terakhir masa kerjanya di perusahaan. Dagny Holm tidak puas hanya merakit dengan komponen dasar hanya karena itulah kerjanya. Seperti halnya seniman murni, dia “berpikir” dalam balok LEGO. Pada waktu luangnya, dia mulai berpikir dan merubah sekelilingnya dalam balokan LEGO. Dia menceritakan bahwa pada suatu hari saat menaiki kereta api pada perjalanan di kota Copenhagen, dia sibuk mempelajari para penumpang, melakukan perhitungan dan spekulasi, “berapa banyak komponen yang saya butuhkan untuk membuat hidung tersebut?”, “berapa banyak komponen untuk muka itu?” Dia juga menciptakan hadiah secara pribadi untuk teman dan rekan kerjanya. Gairah kreatif dari diri Dagny Holm membawa beragam model koleksi LEGO menjadi hidup, yang di masa depan menginspirasi ribuan perakit LEGO di seluruh dunia. Dagny Holm merupakan kepala dari desainer model di perusahaan LEGO hingga tahun 1986 saat dirinya pensiun di usia 70 tahun. Dia meninggal pada 1 Maret 2004.

Dagny Holm saat pensiun di usia 1986

Artikel ini dikutip dan diterjemahkan dari website LEGO (The English article is copied verbatim from LEGO website).

Sumber berita (Source):


Semua foto dan keseluruhan konten pada artikel ini merupakan hak cipta milik perusahaan The LEGO Group (all the photos and entire content in this article are copyrighted and owned by The LEGO Group).


Previous
Previous

Set Baru LEGO IDEAS Home Alone 21330

Next
Next

LEGO® Diorama Builder and MOC Creator - Louis Nugroho